Episode 19
“ I want be your best friend…”
Celi pergi tanpa menghiraukan kembarannya. Sepertinya itu hal yang cukup menyakitkan bagi Cela sebagai kembarannya melihat Celi sama sekali tidak peduli. Cela ingin sekali berteriak memanggil Celi pendamping hidupnya selama ini. Celi menangis dan menerjang hujan tanpa payung. Anda sedih dan tak kuasa menanhan tangis. Regi pun merasakan hal yang sama tapi terlalu lamanya keputusan dalam hatinya membuat Regi tidak kunjung menyusul Celi. “ CEEELLLLIII!!!!!” teriak Anda dengan begitu keras seakan mengalahkan sambaran petir yang ada. “gw mw banget jadi sahabat lw seutuhnya..pematian lampu dan kesepian lw dan kembaran lw didalem tuh gambaran dari kesepiannya kita nanti tanpa lw berdua!! Gw sma sekali ga berniat nakutin lw..Cela juga merasakan hal yang sama Cel…” kata-kata Anda yang penuh arti membuat Regi mengesahkan keputusannya untuk menerjang rintik hujan. Keputusan dua sahabat penuh kepercayaan diri ini diikuti Anabell,Shana, Stella. Anda berkata lagi “ I want be your best friend now and forever and if u feel lonely I will in your side…” salah satu kalimat terbaik tanpa dipikir panjang, lontaran kalimat itu membuat Cela ikut dalam lingkaran hangat persahabatan. Anabell segera mengajak seluruh sahabatnya itu untuk masuk karena keadaan cuaca dan suhu tubuh mereka sudah mulai tidak stabil. Susu hangat dan roti disuguhkan Shana. Celi dan Cela melunak hatinya akibat sebuah peristiwa penuh arti dan unik. Suatu peristiwa berlandaskan niat bercampur kasih sayang para sahabat yang tidak ingin kehilangan sahabatnya adalah peristiwa yang sebelumnya tidak direncanakan. Sebenarnya diujung lorong para saudara kembar itu terdapat sumber cahaya yang akan menuntun mereka ke dalam penyinaran secara rohani. Penyinaran itu akan membuat pencerahan dalam masalah.
Apa yang akan terjadi dalam hati si kembar??
Baca episde 20 y!!
“I love you but….”
Kamis, 18 Februari 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)



0 komentar:
Poskan Komentar